Rumput Tetangga

9:41 AM
Semarang, Kamis, 10 April 2008

Rumput tetangga lebih hijau

Kenapa orang tidak kurang bersyukur dengan apa yang dimilikinya. Memandang rendah atau setidaknya tidak mau menggunakan punya sendiri, lebih senang menggunakan milik orang lain.

Padahal milik sendiri, secara parameter umum mempunyai nilai yang lebih baik dibanding dengan milik orang lain. Meskipun mempunyai berbagai keunggulan dan kelebihan seakan semua itu tidak mampu membuat sang pemilik tetap memilih menggunakan punya orang lain, yang nota bene mempunyai nilai dibawah miliknya.

Ada kaalimat yang pernah kudengar bahwa rumput tetangga selalu lebih hijau daripada rumput sendiri. Kalimat ini mungkin benar, mereka menggunakan sesuatu yang dimiliki dengan perumpamaan rumput karena periode atau kehidupan mereka rumput adalah sesuatu yang berharga.

Secara jangka pendek, memberikan rumput tetangga pada ternak sendiri akan terasa menyenangkan, menguntungkan dan menghemat, tetapi apakah secara jangka panjang akan tetap seperti itu? Tentu saja, sang tetangga lama-kelamaan akan merasa dirugikan jugakan?

Begitu juga dalam kehidupan kita sehari-hari, benar kata bune ( sebutan pada teman cewekku ), dia tidak mau merepotkan orang lain, dengan menggunakan fasilitas-fasilitas yang ada, hanya karena fasilitas itu boleh digunakan.

Belajar mengenali diri sendiri dan memahami mungkin langkah sederhana yang mampu menjadi problem solving permasalahan yang ada. Kata orang tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta. Jika kita mengenal diri kita, mungkin rasa sayang akan tumbuh, dan akan menumbuhkan cinta.

Cinta adalah motivasi terbesar dalam hidup ini, setidaknya itu adalah menurutku. Ada boleh tidak setuju, membantah dan boleh juga Anda setuju.

Memakai punya orang, mungkin juga didasari karena cinta juga. Saking cintanya dengan punya sendiri, biar tidak rusak, tahan lama, lebih baik memakai punya orang saja.

Cinta ya, cinta. Meskipun cinta adalah motivasi terbesar, tak seharusnya cinta itu kurang atau berlebihan. Secukupnya saja, cinta saja. Karena cinta begitu menggoda, meskipun cinta hanyalah satu kata yang tak bermakna ketika cinta tak dimaknai oleh orang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s