Launching

Analsis
25 April 2007 ide untuk launching mengenalkan produk Indonesia di mulai. Produk pertama adalah lanting ( lengkapnya baca : lanting ). Sampai tulisan ini dibuat lanting sudah di distribusikan ke pasar.

Lankah awal :
Saudara membeli lanting panca rasa dari Kebumen saat di pulang. Paryono membawa tiga kg lanting dengan rasa yang berbeda-beda. Menurut namanya lanting tersebut terdiri dari lima rasa tetapi pada langkah awal baru tiga rasa. Lanting dibeli sudah berupa produk jadi “bungkus final” dengan berat 1/4 kg dengan harga Rp 3.250,00. Harga yang tinggi kami siasati dengan membongkar dan packing ulang dengan bungkus dan ukuran yang lebih kecil. Hal ini dilakukan dengan harapan kami tetap memperoleh keuntungan dari selisih harga beli dengan harga jual setelah packing ulang.

Acara packing dimulai. Packing ulang dilakukan di Sigar Bencah tempat kontrakan saudara Paryono. Saudara Joko dari Wonogiri bertugas membuat design tulisan yang disertakan dalam packing lanting. Maka setelah design jadi maka saudara Joko datang ke kontrakanku untuk mem-print hasil designnya. Pada saat ini, kami berkumpul bertiga untuk memotongi tulisan atau tepatnya logo keterangan lanting dalam produk yang dipasarkan.

Sebelum acara gunting dan packing kami telah mencoba melakukan packing ulang sebesar 1/4 kg menjadi bungkus kecil. Dari sini diperoleh bahwa untuk bisa tetap untung setelah dikurangi biaya produksi lanting maka ditemukan komposisi satu bungkus kecil berisi 25 buah lanting. Berdasarkan hal tersebut maka lanting dinamakan lanting 25.

Acara packing dilanjutkan, semua hadir. Meskipun saudara Joko dalam posisi repot karena hari-hari itu adalah hari menjelang kakaknya akan nikahan. Dari tindakan saudara Joko kita dapat mengambil pelajaran bahwa kita “BISA” menyelesaikan semuanya, tugas dirumah, tugas kerja, dengan semangat dan just do it. Thanks for your lesson.

Saudara Paryono, Just do it dalam memasarkan lanting. Semangat yang tak kenal lelah mampu memindahkan lanting dari rumah ke pasar. Pasar yang dimaksud disini adalah kucingan ( tunggu ulasan mengenai kucingan ). Pada hari pertama kami mencoba beberapa kucingan, kucingan pertama adalah kucingan dimana biasanya kami makan disana, ternyata tutup. Kucingan kedua, kucingan yang biasa kami kenal dengan sebutan kucingan pak puh ( Paman Tua ), kami tunggu pak puh tidak kunjung muncul maka kami pindah. Kucingan ke tiga, adalah kucingan saudara Yon ( yon adalah teman se angkatan kuliahku ), disini kami disambut dengan baik dan disini lanting pertama masuk kucingan. Kucingan ke empat, bukan kucingan, tetapi warung borju disini kami mengalami penolakan secara halus ( dalam hati, sorry bos. dah sampai disini saja aku borju ketempatmu ). Maka perjalanan tetap di lanjutkan, meski bingung mau kemana lagi lanting ini musti didistribusikan, kami tetap muter-muter alias jalan terus. Kucingan ke lima, berada di sumur boto, setelah lama menunggu sang bos kucingan tidak kunjung muncul ( bosnya lagi shalat di mushala biasanya agak malam pulangnya : sang penjaga kucingan ) kami melanjutkan perjalanan. Dari kucingan ke lima, kami memperoleh keterangan bahwa kucingan ini punya teman yaitu kucingan yang ada di timur jembatan tol. Maka kami bergegas ke tempat yang di maksud. Baru jalan seratus meter, kami melihat ada kucingan di kanan jalan, maka kami menawarkan untuk menitipkan lanting di sana, disini kami berhasil mendistribusikan 18 bungkus ( saat tulisan ini dibuat lanting masih sisa 7 bungkus, dan telah ditarik ), keuanganpun sudah beres. Kucingan ke tujuh, yang ke enamkan sudah! kucingan ke tujuh adalah kucingan yang ada di timur tol, sampai disini kami menunggu sang juragan kucingan yang masih belanja. Tak lama menunggu sang bapakpun muncul dan beliau mau untuk dititipi lanting, al hasil 10 bungkus bisa terdistribusikan. sampai tulisan ini dibuat, lanting di kucingan timur tol habis terjual tanpa sisa, uang sudah beres dan diterima ). Karena hari mulai malam dan jam menunjukkan jam 7 maka kami bergegas pulang, kembali ke kontrakan dan bersiap-siap berangkat ke kampung laut untuk menghadiri resepsi pernikahan Mas Ruri, kakak Joko. Di kampung laut, setelah party n makan-makan, acara hajatan selesai, kami bertiga melakukan sedikit evaluasi tentang lanting.

Setelah beberapa hari kemudian lanting sudah terdistribusikan semua, diantaranya ke kantin kampus, ke dua kucingan yang ada di depan SD tembalang dan didepan Balai Kelurahan Tembalang. Sampai tulisan ini dibuat, di kucingan depan SD, lanting habis tetapi uang belum masuk karena mas gendut ( kucingan offise boy pulang kampung. kampungnya mana ya? kali aja ada yang khas lagi ). Kucingan di depan balai desa tutup. Menurut informasi yang aku terima pada hari jum’at dari saudara Fuad, lanting di kantin kampus sudah habis dan ada yang menanyakan. Thanks info and appresiation for Fuad. Dan anjuran untuk segera nyetori lagi, akan kami tindak lanjuti secepatnya.

Pada edisi kedua perlu dilakukan perbaikan pada :

1. Volume isi lanting, diperbanyak

2. Bungkus / packing diperbaiki, plastik terlalu tipis dan kurang rapi

3. Tulisan / logo, diperbesar dan diperjelas, usahakan tidak jadi satu dengan lanting

4. Lanting, beli dalam jumlah banyak, harga murah dan langsung dari tempat produksinya

5. Mantap, kita musti memantapkan diri bahwa lanting mempunyai prospek yang cerah dan berpeluang besar untuk dipasarkan. Lanting tetap bisa menghasilkan dan menguntungkan. Positive thingking, and just Do IT.

Harapan :

1. Pemasaran lanting perlu di fokuskan ke swalayan dan toko sehingga omset dan keuntungan meningkat dan besar.

2. Bersiap untuk mendapatkan produsen lanting yang berkualitas, memenuhi kuantitas dan mampu kontinue.

3. Bersiap untuk menembus prosedur swalayan.

4. So, Succes Our.

5. Semua mempunyai Hikmah bagi orang yang berfikir.

6. Saat Anda lepas dari proses maka Anda tetap tak merasakannya, selain hanya sekedar dongeng.

7. Sudah saatnya kita mempunyai pedoman, apapun itu, saya sebut itu sebagai manajemen.

One response to “Launching

  1. Salam Hormat, Salam Senyum Kanggo Sedulur Kabeh
    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Perkenalkan, Saya H.M.Jamil,SQ,MPd ingin meminta dukungan Saudara dalam pemilihan Caleg DPR RI PPP 2009 Dapil Kebumen, Banjarnegara & Purbalingga.
    Semoga bermanfaat bagi kita semua.
    Salam Hangat buat Keluarga Anda
    Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s